Saat ini masyakarat Indonesia tengah dimanjakan aneka layanan toko online yang menyediakan beragam kebutuhan masyarakat. Dari pembelian yang remeh temeh seperti sekeping CD sampai yang super mahal seperti batu permata. Di lain pihak, perkembangan toko ritel yang namanya berakhiran –mart dan sejenisnya, kian menjamur di pelosok tanah air. Meskipun Pemerintah telah secara jelas mengatur syarat-syarat berdirinya sebuah jaringan retail, tetap saja bidang ini menarik investor dari dalam dan luar negeri.
Bagaimana kedua jenis toko ini saling berhadapan merebut perhatian customer? Online versus offline mana yang lebih kuat? Phillip Kotler dalam buku “According to Kotler” telah memprediksi internet akan menjadi kutukan bagi sejumlah sektor ritel. Akan terjadi kemerosotan jumlah biro perjalanan, agen asuransi, pialang saham, toko buku, toko musik, dan lain-lain. Teruskan membaca »