Jika anda sering mendengar cerita petani dermawan, saudagar dermawan atau pengusaha dermawan, cerita kali ini adalah tentang pemulung dermawan. Ini bukan dongeng, bukan juga cerita pengantar tidur (eh.. emang beda ya?). Tapi ini cerita nyata, kisah nyata yang terjadi di depan mata saya sendiri.
Alkisah tadi malam saya lagi sibuk mendekorasi cafe. Ya, terhitung sejak 1 April 2009 kemarin, Java Cafe resmi ditutup. Rupanya mengelola cafe offline tidak semudah yang saya perkirakan. Tapi penutupan itu bukan selamanya kok. Saya akan belajar lagi, menabung lagi dan mencari lokasi lain dengan lebih serius. Banyak pelajaran saya dapatkan dari kuliah kerja nyata itu dan alhamdulillah banyak pula strategi baru yang akan saya terapkan untuk JavaCafe 2.0. Teruskan membaca »